Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

SPOTSATU.COM

Informasi Mencerahkan

Pentingnya Irigasi bagi Pertanian, Bupati Luwu Angkat Bicara

LUWU, SPOTSATU.COM – Bupati Luwu, H. Patahudding, menegaskan bahwa irigasi merupakan salah satu faktor utama dalam ketahanan pangan di daerahnya. Menurutnya, tanpa ketersediaan air yang memadai, sektor pertanian, khususnya persawahan, tidak akan berkembang secara optimal.

Dalam pernyataannya, Patahudding menyampaikan bahwa irigasi memegang peranan krusial dalam sektor pertanian.

“Kalau berbicara ketahanan pangan, salah satunya itu adalah irigasi. Yang paling dibutuhkan untuk mengerjakan sawah adalah air. Tidak bisa jadi sawah kalau tidak ada air,” ujarnya, Senin (24/3/2025).

Meski demikian, Bupati Patahudding juga mengakui bahwa berbagai aspek lain, seperti alat mesin pertanian (Alsintan) dan pembangunan jalan tani, turut berperan dalam mendukung ketahanan pangan. Namun, ia mengingatkan agar pembangunan tidak hanya terpusat di satu wilayah tertentu.

“Boleh lah semua, yah mau Alsintan, mau jalan tani, semua itu mendukung ketahanan pangan. Tapi juga jangan tersentralisasi. Kabupaten Luwu ini sangat luas, banyak desa dan kecamatan yang minim anggaran di situ,” tambahnya.

Sebagai pemimpin daerah, Patahudding menegaskan bahwa program-program yang berkaitan dengan ketahanan pangan akan menjadi bagian dari kebijakan yang ia jalankan selama masa kepemimpinannya.

“Perlu dipahami, saya sebagai Bupati terpilih, sekian persen juga perlu dimasukkan ke dalam program kerja saya,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini