Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

SPOTSATU.COM

Informasi Mencerahkan

Wabup Luwu: Penanggulangan Kemiskinan Harus Jadi Kerja Serius Semua OPD

LUWU — Pemerintah Kabupaten Luwu menggelar Focus Group Discussion (FGD) penyusunan Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) Tahun 2025–2029 di ruang Lounge Kantor Bupati Luwu, Selasa (18/11/2025). Kegiatan ini turut dihadiri para kepala OPD, BPS, TP-PKK, dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, dalam sambutannya menegaskan bahwa penanggulangan kemiskinan merupakan agenda prioritas daerah yang harus dikerjakan dengan serius. Ia menilai bahwa upaya pengentasan kemiskinan tidak boleh hanya bersifat seremonial, melainkan harus menjadi komitmen bersama seluruh perangkat daerah.

“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Ini menyangkut kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Luwu. Saya berharap seluruh kepala OPD hadir dan berperan aktif, karena penanggulangan kemiskinan adalah tanggung jawab kita bersama,” ucapnya.

Wabup Luwu mengungkapkan bahwa meski angka kemiskinan Luwu turun sekitar 0,8%, posisi Luwu masih berada pada urutan ketiga tertinggi tingkat kemiskinan di Sulawesi Selatan. Hal ini menurutnya sangat ironis mengingat besarnya potensi sumber daya alam yang dimiliki Luwu, baik pada sektor pertanian, perkebunan, perikanan, maupun wilayah daratan dan pegunungan.

“Dengan potensi alam yang demikian besar, seharusnya kita berada pada posisi tiga besar paling sejahtera, bukan tiga besar termiskin. Ini menunjukkan bahwa yang kurang bukan alamnya, tetapi keseriusan pemerintah dalam penanganan kemiskinan,” ujarnya.

Ia berharap seluruh OPD benar-benar fokus pada program yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat sehingga penurunan angka kemiskinan dapat tercapai sesuai target.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini