Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

SPOTSATU.COM

Informasi Mencerahkan

Pemkab Luwu Pastikan Ketersediaan dan Keterjangkauan Pangan

LUWU — Pemerintah Kabupaten Luwu kembali menghadirkan langkah konkret menjelang Ramadan 2026. Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, SH, mewakili Bupati Luwu H. Patahudding, secara resmi membuka Gerakan Pangan Murah yang dipusatkan di halaman Kantor Desa Baramamase, Kecamatan Walenrang, Senin (16/02/2026).

Kegiatan yang digagas oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Luwu tersebut bertujuan menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok di tengah potensi peningkatan permintaan menjelang bulan suci.

Dalam sambutannya, Dhevy menegaskan bahwa program ini merupakan wujud tanggung jawab pemerintah daerah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.

“Pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk menjamin keterjangkauan pangan masyarakat melalui pengelolaan pasokan, pengendalian harga bahan pokok, penguatan cadangan pangan, hingga melakukan intervensi ketika terjadi gejolak harga,” ujarnya.

Ia menambahkan, Gerakan Pangan Murah bukan sekadar agenda seremonial atau bantuan sesaat, melainkan bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah. Program ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat yang biasanya mengalami tekanan menjelang hari besar keagamaan.

Berbagai kebutuhan pokok disediakan dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan lebih hemat. Sejak pagi, warga Walenrang tampak antusias memanfaatkan kesempatan tersebut.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga terjangkau. Ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Luwu menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kebijakan yang responsif terhadap dinamika ekonomi daerah, khususnya dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan demi kesejahteraan masyarakat menjelang Ramadan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini