Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

SPOTSATU.COM

Informasi Mencerahkan

Dinas Ketahanan Pangan Luwu Salurkan Bantuan untuk 101 KK di Desa Tobarru

LUWU — Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Luwu menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat di Desa Tobarru, Kecamatan Latimojong, Rabu (11/3/2026). Bantuan tersebut diberikan kepada 101 kepala keluarga (KK) sebagai bagian dari upaya penanganan wilayah rawan pangan.

Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Desa Tobarru ini merupakan program jangka pendek pemerintah daerah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan pokok. Adapun bantuan yang disalurkan berupa telur dan minyak goreng.

Kepala Bidang Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Luwu, Nursamsi, menjelaskan bahwa Desa Tobarru dipilih karena masuk dalam kategori prioritas wilayah rawan pangan di Kecamatan Latimojong.

“Dari delapan desa di Kecamatan Latimojong yang termasuk prioritas wilayah rawan pangan, Desa Tobarru kami pilih karena aksesnya paling mudah sehingga bantuan dapat segera disalurkan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, bantuan tersebut merupakan langkah jangka pendek. Untuk program jangka menengah, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait guna menyusun program berkelanjutan.

Koordinasi itu akan melibatkan Dinas Pertanian dan Dinas Perikanan, dengan tujuan mendorong peningkatan produksi pangan serta kemandirian masyarakat desa.

“Ke depan, kami akan bersinergi dengan dinas terkait agar ada program berkelanjutan yang mampu meningkatkan produksi pangan masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nursamsi menyebutkan bahwa target jangka panjang dari program ini adalah menjadikan Desa Tobarru sebagai desa mandiri pangan, sehingga masyarakat mampu memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar program ketahanan pangan dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Luwu tidak sempat hadir dalam kegiatan tersebut karena mengikuti Gelar Pangan Murah (GPM) serentak se-Sulawesi Selatan yang dipusatkan di Tribun Lapangan Andi Djemma Belopa dan diikuti secara daring.

Meski demikian, penyaluran bantuan pangan di Desa Tobarru tetap berjalan lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Pemerintah daerah berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga sekaligus menjadi langkah awal menuju ketahanan pangan yang lebih kuat di wilayah Latimojong. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini