Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

SPOTSATU.COM

Informasi Mencerahkan

Dinkes Luwu dan BBPK Makassar Gelar Pelatihan Konseling Menyusui untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

MAKASSAR — Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu bekerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Makassar mengadakan Pelatihan Konseling Menyusui pada 3–7 November 2025 di Kampus BBPK Makassar. Kegiatan ini menjadi upaya untuk memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak, khususnya dalam peningkatan cakupan ASI eksklusif di Kabupaten Luwu.

Pelatihan berlangsung selama lima hari dan diikuti oleh pengelola gizi, bidan puskesmas, staf Dinas Kesehatan Luwu, serta perwakilan RSUD Batara Guru. Para peserta menerima pembekalan teori dan praktik terkait teknik konseling menyusui, komunikasi efektif dengan ibu menyusui, serta strategi peningkatan angka ASI eksklusif di wilayah masing-masing.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu, dr. Rosnawary, M.Tr., Adm., Kes, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program prioritas pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan dasar.

“Pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan sekaligus rasa percaya diri tenaga kesehatan dalam memberikan konseling ASI eksklusif. Dengan demikian, target gizi bayi dan balita di Kabupaten Luwu dapat tercapai secara optimal,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Dinas Kesehatan Luwu akan terus mendukung peningkatan kompetensi tenaga kesehatan melalui berbagai program pelatihan dan pengembangan kapasitas SDM.

Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi dan penyusunan rencana tindak lanjut. Pada tahap ini, peserta merumuskan langkah konkret untuk memperkuat promosi dan praktik pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja masing-masing, sebagai komitmen lanjutan setelah mengikuti pelatihan(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini