Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

SPOTSATU.COM

Informasi Mencerahkan

Diskusi Publik Pemekaran Luwu Raya, DPRD Palopo Tegaskan Komitmen Bawa ke Paripurna

PALOPO, SPOTSATU.COM – Diskursus mengenai pemekaran Provinsi Luwu Raya kembali menguat melalui Diskusi Publik bertajuk “Pemekaran Luwu Raya: Antara Harapan, Tantangan, dan Realitas” yang digelar Rumah Narasi Indonesia Chapter Palopo di The Queen Coffee, Kota Palopo. Kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka yang mempertemukan pandangan legislatif, akademisi, dan aktivis dalam membaca ulang arah dan masa depan perjuangan pemekaran Luwu Raya.

Dalam forum yang digelar pada Sabtu (24/1) malam, Anggota DPRD Kota Palopo Bata Manurun menyoroti masih adanya cara pandang lama yang kerap dipakai untuk menyuarakan pemekaran, khususnya dengan menjadikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai alasan utama. Menurutnya, pendekatan tersebut sudah tidak relevan dan justru mengaburkan esensi perjuangan pemekaran itu sendiri.

“Sudah bukan lagi masanya kita membahas soal PAD Luwu Raya. Bukan lagi masanya kita mengeluhkan soal apa yang diberikan Luwu Raya ke provinsi dan berapa yang dikembalikan ke Luwu Raya,” ujar Bata Manurung.

Lebih jauh, Bata menegaskan bahwa pembentukan Provinsi Luwu Raya bukan sekadar agenda administratif atau kepentingan jangka pendek, melainkan amanat sejarah yang memiliki nilai perjuangan dan martabat. Ia menyebut perjuangan ini sebagai janji yang lahir dari sejarah panjang Tana Luwu dan tidak bisa dinegosiasikan.

“Sekarang kita optimis saja, karena Provinsi Luwu Raya ini adalah janji yang tidak bisa ditawar. Ini adalah perjuangan yang mulia dari Andi Djemma yang perlu kita terus perjuangkan,” tegasnya.

Tidak hanya berhenti pada pernyataan moral, Bata juga menyampaikan sikap kelembagaan DPRD Kota Palopo yang, menurutnya, telah satu suara dalam mendukung pemekaran Provinsi Luwu Raya. Ia menyebut langkah konkret akan segera diambil dalam waktu dekat melalui mekanisme resmi legislatif.

“Kami di DPRD itu sudah sepakat, dalam waktu dekat ini akan mengadakan Rapat Paripurna membahas terkait Pemekaran Provinsi Luwu Raya ini dan kami semua bersepakat untuk memperjuangkan itu,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini