Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

SPOTSATU.COM

Informasi Mencerahkan

Luwu Siap Jadi Sentra Bibit Kakao, Bupati Tinjau Kebun Tersertifikasi

LUWU – Bupati Luwu, Patahudding, melakukan peninjauan langsung ke perkebunan kakao milik warga yang telah tersertifikasi sebagai sumber benih biji dan entres di Desa Padang Kamburi, Kecamatan Bupon, Sabtu (25/4/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan di kebun milik H. Malle dan H. Rahman yang telah mengantongi sertifikasi sumber benih dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia. Sertifikasi ini menjadi jaminan mutu bibit kakao yang dihasilkan, sekaligus mendukung pengembangan komoditas unggulan daerah.

Dalam kesempatan itu, Bupati menjelaskan bahwa Kabupaten Luwu telah mengembangkan sejumlah klon unggul kakao, seperti ICCRI, Buntu Batu (BB), 45, serta Sulawesi 2 (S2), yang seluruhnya telah bersertifikasi.

Ia pun mengajak daerah lain yang membutuhkan bibit kakao berkualitas untuk menjadikan Kabupaten Luwu sebagai salah satu sumber benih, mengingat kualitas dan legalitasnya telah terjamin.

Menurutnya, bantuan bibit kakao dari pemerintah pusat sebanyak 8 juta pohon untuk Kabupaten Luwu juga bersumber dari kebun-kebun yang telah tersertifikasi tersebut.

“Alhamdulillah, melalui program Bapak Presiden RI lewat Kementerian Pertanian, kita mendapatkan bantuan 8 juta bibit kakao untuk Kabupaten Luwu,” ujar Patahudding.

Ia berharap seluruh penyuluh dan stakeholder dapat berperan aktif dalam mendampingi masyarakat agar program tersebut memberikan manfaat maksimal bagi petani.

“Saya yakin bantuan ini akan meningkatkan penghasilan masyarakat. Apalagi lebih dari 70 persen warga kita berprofesi sebagai petani. Kita optimistis, jika program ini berjalan baik, pada 2028–2029 pendapatan mereka akan meningkat,” tambahnya.

Selain memperkuat sektor hulu, Pemerintah Kabupaten Luwu juga mendorong hilirisasi kakao melalui pembangunan pabrik skala kecil bersama kelompok tani di Barambing. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk kakao sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, Penjabat Sekretaris Daerah Muhammad Rudi, Kepala Dinas PMD Ahmad Awwabim, Kepala Bappelitbangda Moch. Arsal Arsyad, Plt. Kepala Dinas Pertanian Islamuddin, para penyuluh pertanian, Pabung 1403 Suparman, Kapolsek Bupon, serta Kepala Desa Kamburi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini