Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

SPOTSATU.COM

Informasi Mencerahkan

AHY Beri Perhatian Khusus untuk Pembangunan Wilayah Indonesia Timur

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan di wilayah Indonesia bagian timur. Hal ini menjadi salah satu fokus utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, dengan rencana revitalisasi dua kawasan transmigrasi, termasuk yang berada di Sulawesi Selatan.

“Ada perhatian khusus untuk pembangunan kewilayahan di wilayah Indonesia bagian timur ini karena masih cukup banyak ketertinggalan, terutama di bidang infrastruktur,” ujar AHY usai Upacara Hari Bhakti Transmigrasi di Kantor Kementerian Transmigrasi, Jakarta, Jumat.

AHY menyoroti tingginya biaya transportasi dan logistik di kawasan tersebut, yang menyebabkan lonjakan biaya pembangunan infrastruktur. Bahkan, menurut laporan terbaru, material pembangunan di Sulawesi memiliki harga yang jauh lebih tinggi dibandingkan wilayah lain, meskipun anggaran otonomi khusus telah dialokasikan dengan signifikan ke pemerintah daerah.

“Daerah tersebut sangat membutuhkan jaringan konektivitas dan transportasi. Keberpihakan kita harus hadir agar saudara-saudara kita di sana juga merasakan pertumbuhan ekonomi. Ketimpangan sosial dan ekonomi tidak boleh lagi menjadi penghalang bagi pembangunan,” jelasnya.

Selain infrastruktur, AHY juga menekankan pentingnya peran transmigrasi sebagai motor penggerak ekonomi di wilayah-wilayah terpencil. Ia meminta agar program transmigrasi tidak hanya berfokus pada relokasi penduduk, tetapi juga menciptakan dampak langsung bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.

“Ini paradigma baru yang harus dikembangkan. Transmigran harus menjadi bagian dari solusi pembangunan, membawa dampak nyata bagi kemajuan wilayah,” tambahnya.

Komitmen ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk menjadikan Indonesia bagian timur sebagai wilayah yang sejajar dengan kawasan lainnya, baik dari segi pembangunan infrastruktur maupun kesejahteraan masyarakat. AHY berharap, langkah-langkah strategis yang dilakukan dapat mempercepat pemerataan pembangunan dan mengatasi kesenjangan yang ada. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini