Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

SPOTSATU.COM

Informasi Mencerahkan

APBD 2024 Defisit Puluhan Miliar, FP2KEL Desak Evaluasi BKAD Luwu

LUWU, SPOTSATU.COM – Forum Pemuda Pemantau Kinerja Eksekutif dan Legislatif (FP2KEL) mendesak Penjabat (Pj) Bupati Luwu, Drs. H. Muh Saleh, M.Si, untuk mengevaluasi kinerja Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Luwu serta sejumlah kepala OPD di lingkup Pemkab Luwu. Hal ini terkait defisit anggaran tahun 2024 yang menyebabkan banyak proyek gagal bayar dan tiga bulan TPP ASN Luwu tidak terbayarkan.

Koordinator FP2KEL Kabupaten Luwu, Ismail Ishak, mengungkapkan bahwa defisit anggaran tahun 2024 yang mencapai puluhan miliar rupiah harus menjadi tanggung jawab Kepala BKAD. Menurutnya, hal ini menunjukkan adanya kesalahan dalam tata kelola keuangan daerah yang perlu segera dievaluasi.

“Kami mendapat informasi bahwa tiga bulan TPP ASN Luwu tidak terbayar. Selain itu, banyak proyek tahun 2024 yang gagal bayar, baik proyek fisik maupun perencanaan dan pengawasan, sehingga terpaksa menyeberang ke tahun 2025. Kami mendesak evaluasi menyeluruh dan meminta Kejaksaan Negeri Belopa untuk melakukan pemeriksaan,” tegas Ismail Ishak, Minggu (12/1).

Ia juga meminta Inspektorat Kabupaten Luwu untuk menginventarisasi dan melakukan tinjauan ulang terhadap proyek-proyek yang gagal bayar. Menurutnya, proyek yang tidak selesai pekerjaan fisiknya harus dikenakan denda atau bahkan rekanannya di-blacklist. Sementara itu, untuk proyek yang sudah rampung tetapi belum dibayarkan, pemerintah daerah diminta bertanggung jawab akibat ketiadaan dana di kas daerah.

FP2KEL menilai defisit anggaran tahun 2024 disebabkan oleh tidak tercapainya target pendapatan sesuai dengan APBD yang telah direncanakan.

“Kami berharap Pj Bupati Luwu segera melakukan langkah konkret untuk memperbaiki tata kelola keuangan daerah, termasuk evaluasi terhadap Kepala BKAD Luwu dan jajarannya,” tandas Ismail.

Saat dikonfirmasi, Kepala BKAD Luwu, Drs. Alamsyah, M.Si, belum memberikan tanggapan. Ponsel pribadinya dalam kondisi tidak aktif saat dihubungi oleh Palopo Pos.

(MRN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini