Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

SPOTSATU.COM

Informasi Mencerahkan

Peduli Petani, Bupati Luwu Temui Kepala BBWS Pomjen Bahas Kondisi Bendungan Radda

MAKASSAR – Bupati Luwu H. Patahudding, S.Ag bersama Wakil Ketua DPRD Zulkifli, ST. M.Si dan Sekda Luwu, Drs. H. Sulaiman, MM menemui Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWS Pomjen) di Kantor BBWS-PJ Jl. Sekolah Guru Perawat, Makassar, Rabu (19/3/2025).

Pertemuan tersebut dalam rangka Rapat Koordinasi BBWS Pomjen Makassar dengan Pemerintah Kabupaten Luwu terkait kondisi bendungan Suplesi Radda serta isu strategis dampak pasca bencana banjir dan tanah longsor yang beberapa kali terjadi dalam kurun waktu 2 tahun.

“Terima kasih bapak Kepala Balai menerima kami. Dalam rapat ini kami ingin menyampaikan dan memberikan gambaran kondisi Bendungan Suplesi Radda yang mengalami perubahan aliran sungai dampak dari musibah banjir dan tanah longsor di Kabupaten Luwu”, Kata H. Patahuddin.

Lebih lanjut dijelaskan, Bendungan Suplesi Radda yang terletak di Desa Kurrusumanga Kecamatan Belopa ini tidak berfungsi disebabkan Sungai Salu Suso yang berada di hulu bendungan Suplesi Radda berpindah alur.

Perpindahan alur tersebut mengakibatkan 1000 ha areal Irigasi yang terletak di wilayah Desa Kasiwiang, Cakkeawo, Malela dan Cimpu Utara tidak dapat mengelola sawah selama 2 musim panen akibat tidak tersedianya air.

“Kami tidak ingin masyarakat kembali menderita kerugian karena tidak dapat mengelola sawahnya sehingga melalui rapat ini kami berharap BBWS Pomjen bisa membantu penanganannya”, lanjut H. Patahudding.

Dirinya juga mengkonfirmasi terkait langkah-langkah strategis jangka pendek yang akan dilakukan Pemkab Luwu untuk menyediakan supply air agar masyarakat Kabupaten Luwu dapat kembali mengelola sawahnya.

Menyikapi hasil presentasi Pemkab Luwu, Kepala BBWS Pomjen Makassar, Dr. Suryadarma Hasyim, ST. MT mengatakan siap menampung aspirasi Pemkab Luwu.

“Insya Allah hasil rapat koordinasi ini akan kami tampung dan berusaha mencarikan solusinya”, kata Suryadarma.

Hadir pula dalam pertemuan beberapa Kepala OPD Lingkup Pemkab Luwu diantaranya Kepala Dinas PUTR, Ir. Ikhsan Asaad, ST, MT, CCMS, Kepala Bappelitbangda, Dr.Arsal Arsyad, Kepala DPMPTSP, Dts. Muh Rudi, M.Si, Kepala Bapenda Sofyan Thamrin, ST. MM., Plt. Asisten III Imran, S.IP. MM. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini