Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

SPOTSATU.COM

Informasi Mencerahkan

Pemkab Luwu Luncurkan Pedoman Strategi KPP Dalam Percepatan Pencegahan Dan Penurunan Stunting

LUWU – Pemerintah Kabupaten Luwu melalui Dinas kesehatan melakukan Peluncuran serta Diseminasi Pedoman Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku (KPP) sebagai upaya dalam percepatan pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Luwu.

Peluncuran dan Diseminasi dilaksanakan di aula rumah jabatan Bupati Luwu, Kelurahan Pammanu Kecamatan Belopa Utara, Kamis (19/6/2025). Kegiatan terlaksana berkat kerjasama Pemerintah Kabupaten Luwu dengan UNICEF dan Yayasan Jenewa Institute.

Kegiatan dihadiri oleh Sekda Luwu, Drs. H. Sulaiman, MM, Ketua TP-PKK Kabupaten Luwu, Hj. Kurniah Patahudding, A.Md, Ketua DWP Kabupaten Luwu, Hj. Kartini Sulaiman, Direktur Jenewa Intitute, Surahmansah, S.Gz. M.PH, Para Kepala OPD, Kepala BPS Kabupaten Luwu dan Perwakilan Kantor Kemenag Luwu.

Dalam sambutannya, Sekda Luwu mengatakan prevalensi stunting di Kabupaten Luwu mengalami peningkatan dalam 3 tahun terakhir. Berdasarkan Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021, prevalensi stunting di Kabupaten Luwu sebesar 22,8%, mengalami peningkatan di tahun 2022 yaitu sebesar 26,7%, dan kembali mengalami peningkatan pada tahun 2023 yaitu sebesar 32,1% berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI).

“Stunting bukan hanya sekadar masalah kesehatan, tetapi juga menyangkut masa depan generasi kita. Anak-anak yang mengalami stunting berisiko tumbuh tidak optimal, baik secara fisik maupun kognitif. karena itu, penanganannya tidak bisa dilakukan secara biasa-biasa saja”, Kata H. Sulaiman.

Menurutnya pemerintah dan masyarakat perlu melakukan gerakan bersama. Gerakan yang tidak hanya fokus pada aspek medis atau gizi, tapi juga perubahan cara pikir, cara hidup, dan cara berperilaku masyarakat. Olehnya itu, pentingnya strategi komunikasi perubahan perilaku sebagai panduan dalam menyampaikan pesan yang tepat, efektif, dan membumi.

“Sebagai bentuk komitmen dalam melaksanakan pilar kedua strategi nasional percepatan penurunan stunting yaitu peningkatan komunikasi perubahan perilaku dan pemberdayaan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Luwu akan melaksanakan launching pedoman strategi komunikasi perubahan perilaku, yang merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak. Di dalamnya terdapat segmentasi sasaran, pesan-pesan kunci, pendekatan komunikasi yang sesuai dengan budaya lokal Luwu, serta mekanisme koordinasi lintas sektor”, jelasnya.

“Saya berharap pedoman ini bisa dimanfaatkan oleh seluruh pelaksana di lapangan, mulai dari tenaga kesehatan, kader posyandu, pemerintah desa, tokoh masyarakat, hingga media lokal. Komunikasi yang baik, berulang, dan konsisten akan menjadi kunci dalam mengubah perilaku masyarakat ke arah yang lebih sehat dan peduli terhadap tumbuh kembang anak”, tutupnya.

Hal senada diungkapkan pula oleh Direktur Jenewa Intitute, Surahmansah. Ia mengatakan bahwa dimasa Pemerintahan Presiden Prabowo subianto, persoalan stunting masih menjadi program prioritas yang perlu ditangani secara bersama-sama.

“Ada enam pilar terkait dengan strategi nasional dalam percepatan pencegahan dan penurunan stunting. Dipilar kedua berbunyi kampanye perubahan prilaku dan pemberdayaan masyarakat. Berdasarkan hal ini,UNICEF dan Jenewa Intitute memberikan dukungan ke Pemprov. Sulsel dan Kabupaten/Kota termasuk di Luwu dalam mendorong penerapan konsep KPP ini”, jelas Surahmansah.

Pada kesempatan itu, Direktur Jenewa Intitute menyerahkan buku Pedoman Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku kepada Sekda Luwu yang selanjutnya diserahkan kepada Ketua TP-PKK Kabupaten Luwu, Ketua DWP Kabupaten Luwu, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, Kepala Dinas Sosial, Kepala BPS Luwu dan perwakilan Kantor Kemenag Luwu.

Acara kemudian dilanjutkan Diseminasi Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku Dalam Percepatan Pencegahan Dan Penurunan Stunting oleh Tim Ahli Gizi dari Universitas Hasanuddin, dr. Djunaidi M. Dachlan, M.S.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini