Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

SPOTSATU.COM

Informasi Mencerahkan

Perkuat Ketahanan Moral, Pemkab Luwu Gandeng Ulama dan Muballigh

LUWU — Pemerintah Kabupaten Luwu menghadiri kegiatan Pembekalan Muballigh dan Muballigha yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Luwu serta Persatuan Muballigh Islam Luwu tingkat kabupaten.

Kegiatan tersebut digelar di Aula Andi Kambo, Kompleks Perkantoran Bupati Luwu, Kamis (12/02/2026). Hadir langsung dalam acara itu Bupati Luwu H. Patahudding, Wakil Bupati Muh. Dhevy Bijak Pawindu, serta Penjabat Sekretaris Daerah Muh. Rudi.

Dalam rangkaian acara, Wakil Ketua Umum MUI Sulawesi Selatan, Prof. Mustari Bosra, secara resmi melantik H. M. Anang Ismail sebagai Ketua MUI Kabupaten Luwu. Sementara itu, Bupati Luwu melantik H. Alimuddin Hasyam sebagai Ketua Persamil Kabupaten Luwu untuk masa khidmat 2026–2031.

Dalam sambutannya, Bupati Patahudding menekankan pentingnya pembenahan dan penguatan metode dakwah agar lebih adaptif terhadap dinamika sosial yang berkembang di tengah masyarakat. Ia menyoroti sejumlah persoalan yang masih menjadi tantangan bersama, seperti kasus kekerasan seksual, meningkatnya angka perceraian, hingga penyalahgunaan narkotika.

Menurutnya, peran muballigh dan muballigha sangat strategis dalam membangun kesadaran keagamaan serta memperkuat fondasi moral masyarakat, khususnya dalam menjaga ketahanan keluarga dan pembinaan generasi muda.

“Pendekatan dakwah tidak boleh stagnan. Harus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah dan para ulama menjadi kunci untuk menekan berbagai problem sosial tersebut,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret dalam pembinaan generasi muda, Pemerintah Kabupaten Luwu telah menetapkan Peraturan Bupati yang melarang pelajar berada di luar rumah melewati pukul 22.00 WITA. Kebijakan tersebut tetap memberikan pengecualian bagi anak yang memiliki kepentingan mendesak dengan syarat didampingi orang tua atau keluarga. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini