AMPO Soroti Lambannya Penanganan Kasus BBM Subsidi, Minta Oknum Polres Palopo Diperiksa
PALOPO, SPOTSATU.COM – Gerakan Anak Muda Palopo (AMPO) menyoroti lambannya penanganan dugaan penyelundupan BBM subsidi yang mencuat di Kota Palopo. Kasus tersebut menjadi perhatian publik setelah video sebuah mobil truk tangki milik PT Bintang Terang 89 viral di media sosial dan diduga berkaitan dengan pengangkutan BBM subsidi.
AMPO menilai, sejak video itu viral dan menjadi sorotan masyarakat, belum ada penjelasan yang jelas terkait sejauh mana proses penyelidikan berjalan.
“Kalau sebuah persoalan sudah diberitakan dan menjadi perhatian publik, maka tentu masyarakat menunggu kelanjutannya. Apa hasil penyelidikannya dan sudah sampai di mana prosesnya,” kata Ketua Harian AMPO, Sumardin, Minggu (8/3/2026).
Sumardin mengatakan, viralnya video truk tangki milik PT Bintang Terang 89 di media sosial membuat isu dugaan penyalahgunaan BBM subsidi tersebut semakin menjadi sorotan masyarakat. Karena itu, menurutnya aparat penegak hukum perlu memberikan penjelasan terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah publik.
“Kami berharap pihak kepolisian bisa menyampaikan perkembangan penanganan kasus ini secara terbuka agar masyarakat tidak bertanya-tanya,” katanya.
Selain menyoroti lambannya penanganan perkara tersebut, Sumardin juga meminta aparat penegak hukum tidak ragu memeriksa pihak mana pun yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Termasuk jika terdapat dugaan keterlibatan oknum dari Polres Palopo.
“Kami juga meminta agar dugaan keterlibatan oknum dari Polres Palopo dalam kasus ini turut diperiksa secara transparan. Jika memang ada yang terlibat, harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Menurutnya, dugaan penyalahgunaan BBM subsidi merupakan persoalan serius karena berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat luas. Karena itu, ia menilai penanganan perkara harus dilakukan secara profesional agar kepercayaan publik terhadap penegakan hukum tetap terjaga.
“Penegakan hukum harus berjalan secara profesional dan transparan. Jangan sampai ada kesan kasus ini berhenti di tengah jalan,” jelasnya.
Ia menambahkan, masyarakat berharap aparat penegak hukum benar-benar mengusut tuntas dugaan penyelundupan BBM subsidi tersebut hingga ke akar persoalan.
“Kami tentu berharap aparat bisa menuntaskan persoalan ini secara jelas. Kalau memang ada pelanggaran, maka harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan