Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

SPOTSATU.COM

Informasi Mencerahkan

Wabup Luwu Tekankan Kolaborasi Capai Universal Coverage Jamsostek

LUWU — Pemerintah Kabupaten Luwu menggelar rapat laporan percepatan peningkatan Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di ruang lounge Kantor Bupati Luwu, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, bersama Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Palopo, Haryanjas Pasang Kamase, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Muh. Rudi serta sejumlah kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu.

Dalam pemaparannya, Haryanjas menjelaskan bahwa program jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan program strategis nasional yang berperan dalam meningkatkan kesejahteraan serta mencegah kemiskinan baru.

Ia menyebutkan, target Universal Coverage Jamsostek sebesar 43,92 persen hingga tahun 2029, mencakup perlindungan pekerja formal dan informal, termasuk kelompok rentan dan miskin ekstrem.

Adapun perlindungan yang diberikan meliputi Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua, hingga jaminan pensiun.

Berdasarkan data, sebanyak 75.665 pekerja atau 43,70 persen telah terlindungi, sementara 97.483 pekerja atau 56,3 persen masih belum mendapatkan perlindungan. Tercatat pula 1.543 badan usaha telah menjadi peserta.

Sementara itu, Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam meningkatkan cakupan kepesertaan.

“Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau BPJS, tetapi tanggung jawab bersama agar seluruh masyarakat dapat tercover,” ujarnya.

Penjabat Sekretaris Daerah Luwu, Muhammad Rudi, menegaskan bahwa peningkatan kepesertaan harus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor.

Ia menyebut optimalisasi APBD, dana desa, serta kontribusi CSR perusahaan menjadi langkah penting, dengan prioritas perlindungan bagi masyarakat desil 1 hingga desil 3. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini